Bafadal, Emier Salsabil (2019) Tinjauan fiqh mu’amalah terhadap praktik kerja sama penjualan oleh-oleh kaos khas Lombok: studi di Lombok Garment Textile Kota Mataram. Undergraduate thesis, UIN Mataram.

[img] Text
Emier Salsabil Bafadal 1502111284.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (982kB)

Abstract

INDONESIA Kerja sama adalah suatu hubungan mu‟amalah yang biasa dilakukan oleh antar manusia. Terkait dengan kerja sama, banyak dan ragam bentuknya, salah satu bentuk perjanjian kerja sama yang berkembang yaitu antara Lombok Garment Textile dengan pihak travel, mereka melakukan kerja sama berupa pemberian upah pada setiap tamu yang dibawanya belanja. Penelitian ini memfokuskan beberapa hal yang dikaji yaitu; (1) bagaimana praktik kerja sama penjualan oleh-oleh kaos khas Lombok yang dilakukan oleh Lombok Garment Textile dengan pihak travel? (2) bagaimana tinjauan fiqh mu‟amalah terhadap praktik kerja sama penjualan oleh-oleh kaos khas Lombok yang dilakukan oleh Lombok Garment Textile dengan pihak travel? Jenis Penelitian ini kualitatif dengan sumber data primer berasal dari wawancara dengan Pihak Toko Lombok Garment Textile dan pihak pembawa tamu (travel, supir travel, dan guide). Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan data-data online. Lalu teknik pengolahan dan analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan. Pada umumnya praktek yang dilakukan di Lombok Garment Textile adalah kerja sama antara pihak toko dengan pihak travel, dimana pihak travel bertugas untuk membawakan tamu kepada toko Lombok Garment Textile, pihak toko nantinya akan memberikan upah kepada pihak yang membawa tamu belanja ke toko miliknya sebagai hadiah atas kerja keras yang dilkukan oleh pihak travel. Jika di tinjau dari pelaksanaan akadnya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dalam aturan Islam dengan merujuk pada kesesuaian syariat dalam pemberian keuntungan bagi setiap orang yang berakad, Pandangan fiqh mu‟amalah terhadap bentuk kerja sama yang dilakukan oleh toko oleh-oleh khas Lombok dengan pihak travel hukumnya sah menurut syara‟ dikarenakan hal yang dilakukan adalah dianjurkan oleh Rasulullah saw. Rasulullah senang diberikan sebuah hadiah, oleh sebab itu sama halnya dengan praktik yang dilakukan oleh pihak toko dan pihak travel yaitu pihak toko selalu memberikan hadiah kepada pihak travel atas apa yang dilakukan seperti mengantarkan tamu berbelanja ke toko Lombok Garment Textille, hal ini dibolehkan dalam fiqh mu‟amalah dan hadist Nabi SAW.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: fiqh mu’amalah; praktik kerja sama; oleh-oleh kaos
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Yunita Lestari S.Adm, M.Sos
Date Deposited: 27 Dec 2021 05:59
Last Modified: 27 Dec 2021 06:01
URI: http://etheses.uinmataram.ac.id/id/eprint/1753

Actions (login required)

View Item View Item